Wednesday, March 02, 2011

Mengetahui Hal Ghaib


Mengetahui Hal Ghaib
Hukum Orang yang Mengaku Mengetahui Hal Ghaib maka dia telah kufur berdasarkan al-Qur’an mahupun as-Sunnah. Sebab ia telah mendustakan Allah Ta’ala. Petikan dari Surah An-Naml Ayat 65 Allah Ta’ala berfirman yang berbunyi;





Maksud : Katakanlah, Tidak ada seorangpun dilangit dan dibumi yang mengetahui hal ghaib, kecuali Allah Ta’ala. Dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan. 

Apabila Allah Ta’ala telah menyuruh Nabinya, Muhamad untuk memberitahukan kepada umatnya, bahawa tidak ada seorangpun dilangit dan dibumi yang mengetahui hal ghaib, kecuali Allah Ta’ala. Maka orang yang mengaku mengetahuinya , bererti ia telah mendustakan Allah Ta’ala. Kerana bagaimana mungkin mereka mengetahui yang ghaib, sementara Nabi tidak mengetahuinya, apakah mereka lebih mulia.

Maka perkara yang bukan diadakan mengikut nafsunya yang boleh melibatkan orang lain jadi terpesong pemahamannya. Jangan dibiarkan terus begitu tanpa ada penghalangnya sepertimana ayat yang diturunkan oleh Allah melalui nabinya yang sebahagian dari kita dapat memahami dari petikan tersebut.

Petikan dari Surah Al-Jin Ayat 26 - 27 Allah Ta’ala berfirman yang berbunyi;





Maksud : (Dia adalah Rabb) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang hal ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diredhaiNya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (Malaikat) di muka dan di belakangnya.

Inilah ayat kedua yang menyatakan kekufuran mereka yang mengaku mengetahui hal ghaib. Padahal Allah Ta’ala telah memerintahkan NabiNya untuk mengumumkan kepada umatnya melalui Petikan dari Surah Al-An’am Ayat 50 firmanNya yang berbunyi;





Maksud : Katakanlah! (Hai Muhamad): Aku tidak mengatakan kepada kalian bahwa perbendaharaan (rahasia) Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib, dan tidaklah aku mengatakan kepada kalian bahwa aku ini Malaikat, aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.

No comments:

Post a Comment